Saat dahaga menghampiri
Fikiranku tertuju pada air
Saat perut kosong tak berisi
Fikiranku tertuju pada sesuatu yang ingin ku makan
Saat mataku tertuju pada segumpal daging merah dalam diriku
Fikiranku menelusup kedalam Qalbu
Kusambangi bentuk dan rupanya
Hatiku tampak nanar
Kala dirundung kesakitan duka lara
Hatiku gelap gulita
Kala jiwaku jauh dari tetesan-tetesan iman
Hatiku berlumuran noda
kala hati dan jiwaku menumpuk-numpuk penyakit iri,dengki,hasud,takabur dan dekat dengan kemaksiatan
Tapi………
Protein cinta telah memapahku pada sinar ilahi yang mampu menerangi kala hati telah gelap gulita oleh kebathilan
Protein cinta telah memberiku nutrisi penyembuhan yang maha dahsyat
Disamping vitamin cinta yang bervariasi dengan segala bentuk sumber energi yang tersimpan dihati menjadi molekul-molekul cinta yang saling berikatan satu sama lain menjadi kesatuan yang tak terbagi……….
Protein cinta sungguh ajaib……
DIarsipkan di bawah: Puisi | Ditandai: aa gym, Motivasi, motivasi jiwa, nur tazek, puisi.manajemen Qalbu, sastra, tembang jiwa




